AS dan Israel Melancarkan Serangan Besar ke Iran

Read Time:1 Minute, 47 Second

28 Februari 2026 – Ketegangan di Timur Tengah memuncak setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan militer besar terhadap Iran dalam operasi yang disebut sebagai Operation Lion’s Roar. Serangan tersebut menargetkan berbagai fasilitas militer, sistem pertahanan udara, dan lokasi yang diduga terkait dengan program nuklir Iran.

Ledakan dilaporkan terjadi di berbagai wilayah Iran, termasuk ibu kota Teheran, pada dini hari waktu setempat. Serangan udara dan rudal ini disebut sebagai operasi gabungan antara militer Israel dan pasukan Amerika Serikat.


Target Serangan dan Korban

Menurut pejabat Israel, operasi ini menyasar sejumlah tokoh penting militer Iran serta fasilitas strategis negara tersebut. Beberapa laporan menyebutkan bahwa kompleks tempat tinggal pemimpin tertinggi Iran terkena dampak serangan.

Namun hingga saat ini masih terdapat perbedaan informasi mengenai kondisi para pemimpin Iran. Sumber Israel mengklaim beberapa pejabat tinggi Iran tewas, sementara media Iran menyatakan pimpinan negara masih hidup dan mengendalikan situasi.

Selain target militer, beberapa laporan juga menyebut adanya korban sipil akibat serangan yang menghantam berbagai daerah.


Iran Membalas Serangan

Tak lama setelah serangan tersebut, Iran meluncurkan serangan balasan menggunakan rudal dan drone ke wilayah Israel serta beberapa pangkalan militer Amerika di Timur Tengah.

Target serangan balasan Iran dilaporkan berada di beberapa negara yang memiliki pangkalan militer AS, seperti:

  • Qatar
  • Uni Emirat Arab
  • Bahrain
  • Kuwait
  • Arab Saudi
  • Irak dan Suriah

Iran menyatakan bahwa semua kepentingan Amerika dan Israel di kawasan tersebut kini menjadi target yang sah.


Dampak Global

Konflik ini menimbulkan kekhawatiran dunia internasional karena berpotensi memicu perang besar di Timur Tengah.

Beberapa dampak yang langsung terlihat antara lain:

  • Harga minyak dunia berpotensi naik tajam karena ancaman penutupan Selat Hormuz, jalur utama distribusi minyak global.
  • Banyak negara menutup atau membatasi ruang udara di kawasan konflik.
  • Dewan Keamanan PBB mengadakan rapat darurat untuk meredakan situasi.


Reaksi Dunia

Banyak negara menyerukan penghentian perang dan de-eskalasi. China, Rusia, dan beberapa negara Eropa meminta semua pihak kembali ke jalur diplomasi untuk menghindari konflik regional yang lebih luas.


Kesimpulan:
Serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran menjadi salah satu eskalasi militer terbesar di Timur Tengah dalam beberapa tahun terakhir. Situasi masih sangat dinamis dan berpotensi berkembang menjadi konflik regional yang lebih luas jika tidak segera dihentikan melalui diplomasi.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Polisi Tangkap Pengedar Narkoba di Kebon Jeruk, Sita 18 Kg Ganja